Archive for April, 2007

Kegagalan Ujian Bukan Aib

Monday, April 30th, 2007
Bagaimana menghadapi kegagalan, khususnya kegagalan ujian? Ujian Nasional baru saja berlangsung. Bagaimana menghadapinya? Bagaimana jika gagal? Bagaimana dengan ujian lainnya? Kebanyakan dari kita menganggap bahwa gagal (dalam ujian formal atau dalam kehidupan sehari-hari) itu sama dengan memalukan. Aib! Kemudian kita tangani aib itu dengan melarikan diri. Hah??? Ngapain. Tidak pernah gagal itu justru berbahaya. Bagi Anda yang [...]

Kemelut di Pengadaan Teknologi Informasi

Monday, April 30th, 2007
Hari ini saya pulang pergi Bandung Jakarta untuk memberikan in house seminar di sebuah perusahaan mengenai permasalahan pengadaan teknologi informasi. Bagi yang belum tahu, ada banyak (tuduhan) kasus korupsi dikaitkan dengan pengadaan (barang dan jasa) teknologi informasi. Ternyata topik ini menjadi masalah besar di perusahaan-perusahaan. Pasalnya, ada banyak cara seseorang dituduh korupsi (padahal tidak). Bayangkan, Anda [...]

Ubuntu: Launching Feisty Fawn

Sunday, April 29th, 2007
Hari Sabtu kemarin (28 April 2007) ada acara kumpul-kumpul untuk launching Ubuntu Feisty Fawn Release Fiesta. Kalau dipelesetkan ala orang Sunda, jadinya “Pesky Pawn“. Ha ha ha. Artinya jadi jauh berbeda. Saya diminta untuk memberikan keynote di acara tersebut. Saya penuhi dengan syarat bahwa saya tidak bisa mempersiapkan materi presentasi. Saya langsung bicara apa adanya. Soalnya [...]

Kerja, kerja, kerja, mari kita kerja

Saturday, April 28th, 2007
Mau menulis cerita-cerita kegiatan kemarin belum sempat karena ada pekerjaan yang harus selesai hari ini. Yup. Hari Minggu pun tetap kerja. Setelah tadi jogging bersama istri, berjalan melingkari perumahan, saya kembali duduk di depan komputer (memeriksa dan memperbaiki laporan - ternyata banyak juga yang harus diperbaiki! aduuuhhh - tim dokumentasi sudah sakit perut karena stress [...]

Yang Tercecer

Saturday, April 28th, 2007
Beberapa hari ini saya mengalami crunch time, yaitu dalam mode super sibuk. Tiap hari saya tidur menjelang tengah malam. Bahkan tadi malam baru sampai rumah jam 00:30 dini hari. Tentu saja tidur setelah itu (tepatnya jam 1:30 pagi). Ada banyak orang yang mencoba menghubungi saya, termasuk yang ingin melakukan wawancara namun tidak berhasil menghubungi saya. [...]

Pertemuan Rutin BHTV

Thursday, April 26th, 2007
Baru saja saya kembali dari acara pertemuan komunitas Bandung High Tech Valley (BHTV). Seharusnya pertemuan ini merupakan pertemuan berkala setiap bulan, tapi akhirnya malah menjai kala bisa, dilakukan - kala tidak, tidak dilakukan. Pertemuan terakhir diadakan di bulan Agustus 2006! Pertama-tama terima kasih kepada Amal dan kawan-kawan yang mengorganisir sehingga acara yang sudah tertunda-tunda ini menjadi [...]

Menggadaikan harga diri dosen dengan Rp 10.000,-

Wednesday, April 25th, 2007

Baru-baru ini ada program baru di ITB, yaitu adanya uang makan untuk dosen (dan karyawan?). Uang makan ini besarnya adalah Rp 10000,-/hari. Dia dapat diambil dengan cara mengisi daftar hadir. Saya tidak tahu dengan Anda, tapi bagi saya ada beberapa masalah dengan program ini.

Masalah pertama adalah soal daftar hadir dosen. Wah, ini masalah yang sangat sakral di dunia perguruan tinggi. Entah sadar atau tidak, "big brother" is watching you. Saya tidak tahu apakah pemantauan dosen ini by design atau by accident? Mengapa harus mengisi daftar hadir?

Saya masih berpendapat bahwa dosen itu bukan seperti pegawai harian yang kerja 9-to-5, tetapi kerja penuh. Daftar hadir harian hanya sekedar mencatat kerja di tempat saja. Bagaimana dengan kerja yang dilakukan malam hari? Di luar jam kerja? (Misalnya hari Minggu, hari libur, dan seterusnya.) Apakah memang dosen didesain untuk berhenti bekerja di luar jam kerja? Ini ..., lagi-lagi, seperti robot.

Jika memang idenya adalah untuk memberikan uang makan, mengapat tidak diberikan uang makan begitu saja? Cara yang ada saat ini, memberikan uang makan dengan basis daftar hadir menurut saya sangat tidak efisien. Mencatat, mendata, memproses daftar hadir, mengasosiasikan dengan jumlah uangnya, mendistribusikan, dan seterusnya sangat repot. Ada dosen yang datang 15 hari, 16 hari, 17 hari, 18 hari, 19,5 hari (hah?), dan seterusnya. Bagaimana dengan yang tugas ke luar kota? Harus dibuatkan surat tugasnya, tanda tangan yang memberi tugas (Dekan?) kemudian surat ini diteruskan ke admin yang mengurusi uang makan. (Eh, apakah ada dosen yang mau ngurus surat seperti ini HANYA UNTUK Rp 10.000,-???) Dan seterusnya dan seterusnya. Waktu dan atensi dari staf terbuang hanya untuk mengurusi administratif Rp 10ribuan.

Ada cara yang lebih elegan (dan lebih canggih - waaahhh) untuk mengimplementasikan hal ini. Misalnya, makan siang disediakan di kantin / kafetaria. Dosen datang ke sana dengan menggunakan kartu tanda pengenal (yang katanya akan menggunakan smartcard atau RFid). Proses administratif, pendataan, dan seterusnya sudah diotomatisasi. Tidak perlu menghabiskan sumber daya (resources) untuk hal-hal yang kecil seperi ini. Oh ya, metoda seperti ini sudah banyak dilakukan di beberapa perusahaan di Indonesia. Setidaknya, saya sudah pernah menggunakan cara ini ketika mengerjakan sebuah kerjaan di perusahan tersebut. Maksudnya, ini bukan impian di siang bolong.

Ada hal lain lagi. Jumlahnya adalah Rp 10.000,-/hari. Ini serius? Atau dolanan. Maaf, apakah ada dosen ITB yang makan Rp 10.000,-/hari? Ya dananya hanya ada segitu, pak Budi. Kenapa pak Budi protes sih? Ya saya sih hanya ingin tahu saja. Kalau memang demikian ya memang demikian. Ya kalau memang harga dosen memang hanya segitu, ya penghargaannya memang segitu.

Jadi ... kalau ingin memantau dosen, cukup lemparkan uang Rp 10.000,- saja.

komputer akt!f berhenti terbit

Wednesday, April 25th, 2007
Ada selembar surat di hadapan saya. Isinya pemberitahuan bahwa majalah komputer akt!f dan majalah foto bulanan Snap! berhenti terbit. Wah. Sebetulnya saya sudah mendengar berita ini dari kawan-kawan wartawan melalui milis, tapi surat ini menyatakannya secara formal. Alasan berhentinya adalah berakhirnya kontrak Gramedia Majalah dengan VNU Business Publication. Sebetulnya dengan perkembangan dunia Internet yang semakin pesat, [...]

Statistik Blog Ini

Wednesday, April 25th, 2007
Ini hanya sekedar untuk yang ingin tahu statistik blog saya ini. Lumayan juga jumlah pengunjungnya. Terus terang, saya nggak tahu apa yang Anda cari dari blog ini. Tapi … saya akan tetap menulis ada atau tidak ada pengunjung. Jadi, tetaplah hadir di blog ini. Now playing: Manhattan Transfer, REO Speedwagon, Def Leppard

Kerja dan Belajar Malam Hari

Wednesday, April 25th, 2007
Sudah beberapa hari ini saya terpaksa begadang. Mengapa? Karena banyak pekerjaan dan hal-hal yang harus saya pelajari. Sebagai contoh, saat ini sudah lewat pukul 23 dan saya masih berkutat dengan materi presentasi yang harus saya sampaikan di Sharing Vision besok (dan lusa). Ada beberapa (banyak?) poin yang harus saya pamahi detailnya. Untuk itu saya harus akses Internet, mencari sumber referensi ke sana kemari.

Atau, kemarin-kemarin saya harus begadang juga untuk mempersiapkan laporan dan materi kuliah. Ya, untuk para mahasiswaku, saya juga harus menyiapkan materi untuk mengajar. Meskipun dikerjakan malam harinya, tetap harus saya siapkan.

Kadang timbul rasa iri. Wah, orang lain sudah bisa tidur, saya masih harus berjuang keras. Lho kok harus begini ya? Apa sih yang saya cari kok sampai dibela-belain begadang? Saya tidak tahu jawabannya. Saya tidak cari popularitas atau karir. Jadi entah apa yang saya cari. Mungkin kepuasan sudah memberikan yang terbaik?

Udah ngantuk euy. Mau tidur dulu ...